Biasakanlah mendongeng bagi si buah hati
Mendongeng bisa membuat keterikatan emosional antara orang tua dan anak menjadi semakin erat.
“Mendongeng sebagai kegiatan sehari-hari sangatlah penting untuk
menciptakan manusia yang memiliki kecerdasan emosional dan intelektual,”
kata psikolog anak Efnie Indrianie.
Selain itu, cerita dongeng yang disampaikan sebaiknya terkandung
nilai-nilai moral sehingga akan terekam oleh anak-anak hingga dewasa.
Namun, lanjut Efnie, untuk menarik perhatian anak-anak, orang tua harus mencari cara mendongeng yang efektif agar anak-anak dapat fokus
mendengarkan.
“Anak-anak usia balita masih mengandalkan indera pengecap sehingga
untuk memulai satu kegiatan, termasuk mendongeng, dapat diawali dengan
memberikan cemilan, misalnya es krim, yang dapat membuat mereka tertarik
perhatiannya,” katanya.
Awam Prakoso, seorang pendongeng dari Kampung Dongeng mengungkapkan
masih banyak orang tua yang merasa kesulitan mendongeng untuk anaknya
dengan alasan tidak bisa bercerita, padahal semua orang punya kemampuan
bercerita.
“Mendongeng itu mudah, ceritanya bisa diambil dari kejadian
sehari-hari atau hal-hal yang menarik di sekitar kita. Yang penting
orang tua harus pandai mengkreasikan cerita tersebut dan membuat cerita
dongeng dengan hubungan sebab-akibat, sehingga lebih mudah dicerna oleh
anak,” ujar Awam yang dapat meniru banyak bunyi-bunyian binatang
No comments:
Post a Comment